Warung Sudah Tutup, Tetap Digedor Buat Beli
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Warung sudah tutup, lampu sudah padam, pemiliknya sudah istirahat. Tapi tetap saja ada yang menggedor pintu buat beli. Cerita ini ditonton lebih dari 700 ribu kali dan langsung dibanjiri curhat para pemilik warung.
Ramai karena warung kelontong di kampung sering dianggap buka 24 jam, apalagi kalau pemiliknya tinggal di belakang toko. Ada yang mengetuk tengah malam cuma buat rokok sebatang, ada juga yang marah kalau tidak dibukakan.
Dari sisi pembeli, kadang memang kepepet: obat untuk anak, susu bayi, atau gas habis. Dalam keadaan darurat, banyak pemilik warung yang ikhlas membantu. Tapi dari sisi pemilik, jam tutup itu batas istirahat mereka, dan warung bukan minimarket dengan karyawan bergiliran. Kamu sendiri pernah menggedor warung, atau pernah digedor?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Gimana menurut kamu? Tim kamu atau tim tetangga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, cerita pengalamanmu juga boleh. Ingat, di sini kita ngobrol santai tanpa saling menghakimi. Seputar Tetangga: Solving Problems Together.
+ Kirim cerita