Pintu Minimarket Pecah Ditabrak Bocah Pakai Motor Listrik
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Pintu kaca sebuah minimarket pecah ditabrak bocah yang mengendarai motor listrik. Bocahnya kabur. Setelah dicari, ternyata anak dari sekitar situ juga. Orang tuanya baru tahu, lalu diminta ganti rugi sekitar empat juta. Awalnya nggak mau, tapi setelah polisi didatangkan akhirnya bersedia, katanya dibayar nanti.
Ramai karena motor listrik anak kini makin sering terlihat di [disamarkan] mainan, padahal bisa melaju cukup kencang dan dikendarai anak yang belum paham risiko. Kasus seperti ini bikin orang bertanya, siapa yang seharusnya mengawasi?
Dari sisi orang tua, empat juta itu bukan angka kecil, dan kaget juga tiba-tiba ditagih. Dari sisi minimarket, kerusakan tetap kerusakan, ada kerugian nyata. Anak memang belum bisa dimintai tanggung jawab penuh, tapi orang tuanya bisa. Menurutmu, motor listrik buat anak itu perlu aturan khusus nggak?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Gimana menurut kamu? Tim kamu atau tim tetangga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, cerita pengalamanmu juga boleh. Ingat, di sini kita ngobrol santai tanpa saling menghakimi. Seputar Tetangga: Solving Problems Together.
+ Kirim cerita