Numpang WiFi Bayarnya Telat, Jajannya Lancar
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Ceritanya simpel tapi bikin geregetan. Tagihan WiFi 300 ribu sebulan, tetangga yang ikut numpang bayar 80 ribu. Awalnya oke, nggak masalah. Tapi makin ke sini bayarnya suka telat. Sementara itu, jajannya lancar jaya.
Tweet ini ramai karena banyak yang pernah ada di posisi pemilik WiFi. Niatnya bantu tetangga sekaligus meringankan tagihan, eh malah jadi beban pikiran tiap awal bulan. Menagih ke tetangga itu canggung, apalagi kalau nominalnya kecil, takut dikira perhitungan.
Dari sisi tetangga, mungkin dia merasa 80 ribu itu bisa nanti-nanti, toh nggak ada yang protes. Atau memang sedang ada prioritas lain. Tapi dari sisi pemilik WiFi, tagihan provider nggak pernah telat datang. Kesepakatan patungan sebaiknya jelas dari awal: tanggal bayar, konsekuensi telat. Kamu pernah ada di posisi mana?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Gimana menurut kamu? Tim kamu atau tim tetangga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, cerita pengalamanmu juga boleh. Ingat, di sini kita ngobrol santai tanpa saling menghakimi. Seputar Tetangga: Solving Problems Together.
+ Kirim cerita