Minta Sumbangan Ditolak, Si [disamarkan]
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Bayangkan kamu lagi suntuk, pusing, banyak masalah. Tiba-tiba datang seorang [disamarkan]. Kamu menolak. Lalu si [disamarkan] marah-marah nggak jelas. Admin sampai berkomentar, kebayang [disamarkan] "salah" marahin orang, karena yang dimarahi ternyata lagi di titik capek-capeknya.
Video dan ceritanya ramai karena menyentuh hal yang sering terjadi: sumbangan yang rasanya seperti kewajiban. Banyak yang merasa sungkan menolak, takut dibilang pelit. Padahal namanya sumbangan, mestinya sukarela. Kalau ditolak lalu marah, itu sudah bukan minta tolong lagi, tapi menagih.
Dari sisi si ibu, mungkin dia sedang mengumpulkan dana untuk keperluan yang menurutnya penting, dan capek ditolak berkali-kali. Dari sisi yang menolak, siapa tahu dia memang sedang nggak punya, atau sedang nggak sanggup ngobrol. Dua-duanya manusia dengan hari yang berat. Menurutmu, menolak sumbangan itu sah-sah aja, kan?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Yuk, ramaikan kolom komentar! Kamu ada di pihak mana, dan pernah ngalamin yang mirip? Siapa tahu ceritamu bisa jadi solusi buat tetangga lain. Seputar Tetangga, Solving Problems Together.
+ Kirim cerita