+ Kirim cerita
ANAK-ANAKLokasi tidak disebutkan·12 Oktober 2026

Main Lato-lato di Depan Rumah Orang, yang Dimarahi Kok Orang Lain?

Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin

Masih ingat zaman lato-lato? Ada cerita anak-anak main lato-lato di depan rumah orang. Pemilik rumah menegur, lalu [disamarkan] membalas, "Nggak bisa lihat anak kecil seneng." Admin langsung bertanya balik: kalau begitu, kenapa anaknya nggak main di rumahnya sendiri?

Ini ramai karena memotret pola yang sering terjadi. Anak berisik di rumah sendiri, orang tuanya terganggu, lalu anak disuruh main di luar. Ujung-ujungnya mainnya di depan rumah orang lain. Begitu ditegur, yang menegur dicap benci anak-anak. Ironis, kan?

Anak-anak memang butuh ruang bermain, dan lato-lato saat itu sedang jadi tren yang bikin mereka senang. Itu nggak salah. Tapi bunyi tek-tek-tek berjam-jam di depan pintu orang juga nyata mengganggu, apalagi kalau ada bayi atau lansia. Mungkin solusinya ruang bermain bersama. Kamu dulu pernah ada di posisi mana?

Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Yuk, ramaikan kolom komentar! Kamu ada di pihak mana, dan pernah ngalamin yang mirip? Siapa tahu ceritamu bisa jadi solusi buat tetangga lain. Seputar Tetangga, Solving Problems Together.

Bagikan cerita ini

Punya cerita serupa?

Bagikan dengan tetap menjaga privasi semua pihak.

Kirim cerita anonim ↗