+ Kirim cerita
GOSIPLokasi tidak disebutkan·12 Oktober 2026

"Kapan Nikah" Biasa Aja, Pertanyaan Lanjutannya yang Nyelekit

Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin

Kata admin: pertanyaan "kapan nikah"-nya sih biasa aja. Yang bikin panas adalah pertanyaan lanjutannya. Contohnya? "Kamu nggak takut rahimmu kering?", "Jangan terlalu pemilih", "Usia 30 masa nggak laku-laku?", sampai "jangan jual mahal". Ada juga yang membandingkan dengan anaknya sendiri yang sudah cerai dua kali sebelum 30, katanya itu tanda laku.

Tweet ini ramai karena daftar komentarnya terasa sangat familiar. Banyak yang ngaku pernah dengar kalimat-kalimat persis seperti itu, entah dari saudara jauh, tetangga, atau tamu arisan. Lucunya sekaligus mirisnya, yang bertanya sering merasa itu cuma bercanda.

Dari sisi penanya, mungkin dia tumbuh di lingkungan yang menganggap menikah muda adalah ukuran sukses. Dari sisi yang ditanya, keputusan menikah itu menyangkut seumur hidup, bukan lomba lari. Membandingkan hidup orang dengan standar sendiri jarang berakhir baik. Komentar lanjutan paling nyelekit yang pernah kamu terima apa?

Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Sekarang giliran kamu. Pilih tim di polling, lalu tulis alasanmu di komentar. Beda pendapat itu wajar, yang penting tetap saling hormat, kayak tetangga yang baik. Solving Problems Together!

Bagikan cerita ini

Punya cerita serupa?

Bagikan dengan tetap menjaga privasi semua pihak.

Kirim cerita anonim ↗