Iuran Bulanan Dikali Jumlah Kepala Penghuni
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Biasanya iuran bulanan dihitung per rumah atau per KK. Tapi di cerita ini, iurannya dikali jumlah kepala penghuni. Admin memberi gambaran dengan deretan emoji orang, seolah setiap kepala punya harga.
Ramai karena sistem ini terasa tidak lazim, apalagi buat rumah yang dihuni keluarga besar atau rumah kos. Banyak yang bertanya: apa dasar perhitungannya, dan apakah layanan yang didapat juga dihitung per kepala?
Dari sisi pengurus, mungkin logikanya sederhana: makin banyak penghuni, makin banyak sampah, makin banyak pemakaian fasilitas, jadi wajar kalau iurannya lebih besar. Ada benarnya juga. Dari sisi warga, keluarga dengan banyak anak atau orang tua lansia justru biasanya sedang berat secara ekonomi. Keadilan versi siapa yang dipakai? Menurutmu, sistem iuran mana yang paling fair?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Sekarang giliran kamu. Pilih tim di polling, lalu tulis alasanmu di komentar. Beda pendapat itu wajar, yang penting tetap saling hormat, kayak tetangga yang baik. Solving Problems Together!
+ Kirim cerita