Ganti WiFi Voucher Tetangga ke Provider, Malah Dimarahi
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Seseorang memasang WiFi dari provider resmi untuk menggantikan WiFi voucher yang selama ini dibeli dari tetangga. Lalu si tetangga marah dengan berbagai alasan: tidak menghargai usahanya, tidak mau membantu tetangga, sampai menutup rezeki anak yatim.
Ramai karena alasannya terasa berlapis-lapis dan bikin pembeli merasa bersalah. Banyak yang bilang, sebagai konsumen kita bebas memilih layanan yang paling sesuai kebutuhan. Kalau koneksi lebih stabil atau lebih hemat, wajar pindah.
Tapi dari sisi tetangga, usaha WiFi voucher mungkin jadi sumber penghasilan keluarganya, dan kehilangan pelanggan terasa berat, apalagi pelanggan dekat. Dari sisi pembeli, membantu tetangga tidak berarti harus bertahan selamanya pada layanan yang mungkin kurang cocok. Menurutmu, loyal ke usaha tetangga itu kewajiban atau pilihan?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Gimana menurut kamu? Tim kamu atau tim tetangga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, cerita pengalamanmu juga boleh. Ingat, di sini kita ngobrol santai tanpa saling menghakimi. Seputar Tetangga: Solving Problems Together.
+ Kirim cerita