Belum Punya Anak Bukan Berarti Nggak Sibuk, Tapi Tiap Hari Dititipi Ponakan
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
Belum punya anak tidak sama dengan tidak sibuk. Itu pesan utama dari cerita ini. Ada ipar yang tinggal dekat rumah, punya tiga anak kecil, dan sedang hamil anak keempat. Anak-anaknya setiap hari diantar ke rumah si pengirim cerita. Mertua pun mendukung: "Itu kakakmu dibantu, kasihan anaknya banyak."
Ramai karena banyak pasangan yang belum punya anak merasakan anggapan serupa: dianggap punya waktu luang tak terbatas. Padahal mereka juga bekerja, punya urusan rumah, dan punya kehidupan sendiri. Ditambah tekanan dari mertua, menolak jadi terasa mustahil.
Dari sisi ipar, mengurus tiga anak kecil sambil hamil memang sangat melelahkan, dan wajar butuh bantuan. Dari sisi pengirim cerita, bantuan sesekali berbeda dengan tanggung jawab harian yang dipaksakan. Keluarga memang saling menolong, tapi dengan batas yang disepakati bersama. Kalau kamu di posisi ini, gimana cara bilang tidak?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Gimana menurut kamu? Tim kamu atau tim tetangga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, cerita pengalamanmu juga boleh. Ingat, di sini kita ngobrol santai tanpa saling menghakimi. Seputar Tetangga: Solving Problems Together.
+ Kirim cerita