Belum Nikah di Usia Tertentu, Jangan Langsung Dibilang "Ketutupan"
Sumber X: Cerita oleh @SeputarTetangga, tayang atas izin
"Ditahan-tahan akhirnya meledak juga." Begitu kira-kira suasana tweet ini. Ceritanya soal orang yang belum menikah di usia tertentu dan terus dapat komentar dari sekitar, termasuk tetangga. Admin sampai nitip pesan: tolong para orang tua dan terutama tetangga yang rese, jangan menganggap orang yang belum nikah itu "ketutupan" dan sebagainya.
Ini ramai karena hampir semua orang yang lewat usia 25-an pernah kena. Pertanyaan "kapan nikah?" yang awalnya basa-basi, lama-lama berubah jadi diagnosis: ketutupan, kebanyakan milih, atau label lainnya. Yang ditanya senyum di luar, padahal dalam hati capek.
Dari sisi tetangga, mungkin niatnya peduli atau sekadar cari bahan obrolan. Tapi dari sisi yang ditanya, jodoh itu urusan pribadi yang nggak selalu bisa dijelaskan, dan nggak semua orang punya timeline yang sama. Peduli boleh, tapi ada bedanya antara perhatian dan menghakimi. Kamu biasanya jawab gimana kalau ditanya begini?
Setiap cerita tetangga selalu punya dua sisi, dan sering kali dua-duanya sama-sama punya alasan. Justru dari obrolan seperti ini kita bisa belajar jadi tetangga yang lebih peka dan lebih adil. Yuk, ramaikan kolom komentar! Kamu ada di pihak mana, dan pernah ngalamin yang mirip? Siapa tahu ceritamu bisa jadi solusi buat tetangga lain. Seputar Tetangga, Solving Problems Together.
+ Kirim cerita